Selembar daunku berarti secercah kehidupanmu

Muhammad Fadli Al_Fudhail. Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger
RSS

Natural_Green

Aku adalah keberlangsungan hidup_mu

RESUME PUBLIC RELATIONS XXX


MEMPENGARUHI PENDAPAT UMUM
Muhammmad Fadli Al Fudhail

Dalam mempengaruhi pendapat publik, ada dua masalah yang harus dihadapi. Pertama, kurangi bermusuhan dengan publik sasaran. kedu, mengajak atau memberipersuasi agar publik sasaran yang pasi dapat aktif memberi pendapat atau tanggapan.
A.    Mengubah Sikap
Seseorang yang memiliki sikap atau pendapat cenderung untuk mempertahankan sepanjang orang tersebut belum melihat manfaat pada dirinya.Seorang petugas Humas jyang bijak dan ingin mengubah sikap dan pendapat seseoranng, maka terlebih dahulu dia harus memeahami keadaan atau hal-hal yang melatar belakangi kenapa seseorang melakukan demikian.
Dalam mempengaruhi pendapat seseorang, tentu saja bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengajakmereka berfikir untuk menerima hal-hal baru yang lebih menguntungkan pada yang ada sekarang. Caranya tentu saja bisa digunakan dengan metode persuasi atau menciptakan suatu situasi yang mereka rasakan manfaatnya.
Terjadinya sikap perubahan pada seseorang bisa terjadi karena sikap atau pendapat yang ada sudah memberi kepuasan, atau ia mengubah sikap atau pendapatnya karena aspirasinya meningkat. Sepanjang peristiwa itu ada hubungannya dengan masyarakat sasaran. Dalam situasi seperti ini, sikapyang pasif bisa berubah menjadi agresif, atau sebaliknya sikap yang positif menjadi negatif.
Mengubah sikap atau pendapat seseorang, maka terdapat sejumlah faktor dominan, antara kepentiangan, kepuasan, keselamatan, kebanggaan, keselamatan, kasih sayanag dan sebagainya. Faktor ini perlu diketahui Untuk agar dapat dijadiakan sebagai sasaran persuasi untuk mengubah sikap dan pendapat sesorang.

B.     Pemuka Pendapat
Pemuka pendapat dapat di temui disemua lapisan masyarakat. Mereka sangat kuat dalam mempengaruhi masyarakat tertentu, dimana ia menjadi tempat meminta pandangan dan nasehat. Menjadi tugas utamab bagi seorang petugas humas bagaiman mengetahui, mendekati dan menygajak para pemuka pendapat ini.
Seseorang dapat dikatakan pemuka pendapat kalau ia memiliki khusus dalam bidang tertentu, atau kerena kedudukannya baik formal maupun informal dalam masyarakat. Mereka memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang penting dan terbuka pada media massa. Mereka memiliki pengalaman yang luas dan mempunyai banyak hal diluar lingkungannya. Mereka rata-rata memiliki pendidikan yang lebih tinggi  dari pada anggota masyarakatnya. Di daerah pedalaman para guru, pemuka agama, kepala-kepala kampung di anggap sebagai pemuka pendapat.
Hal lain yang tak kalah pentiangnya adalah seorang petugas humas sedapat mungkin bisa membedakan antara pemuka pendapat yang sesungguhnya denga pemuka pendapat yang palsu. Pemuka pendapat yang sesungguhnya adalah mereka yang memiliki kompetensi karena pengetahuannya, pengalamannya, kejujurannya dan kesetiaannya yang tinggi pada masyarakat.

C.     Pendapat Kelompok
Keanggotaan dalam suatu kelompok dapat mempengaruhi pendapat seseorang atau publik melalui berbagai macam cara. Misalnya menyatukan pendapat pendapat yang belum terbentuk, menguatkan pendapat yang lemah, kebersamaa(anonimity), memupuk rasa solidaritas dan menumbuhkan kecintaan..
1.      Menyatukan pendapat.
2.      Menguatkan pendapat.
3.      Anonimity.
4.      Rasa solidaritas.
Dalam hubungan dengan rasa solidaritas ini, maka ada 5 hal yang dapat dijadikan sebagai petunjuk dalam mempengaruhi pendapaat umum yaitu;
1.      Timbulnya sikap berat sebelah.
2.      Timbulnya emosi.
3.      Timbulnya sikap menyerang dari pada bertahan.
4.      Timbulnya rasa mengetahui terhadap suatu hal.
5.      Adanya keuntungan yang bisa diperoleh dari suatu peristiwa, isu atau kejadiaan.
Selain apa yang telah disebutkan di atas, hal lain yang tidak kalah pentingnya dalam mempengaruhi  pendapat umum ialah;
a.       Simpati.
b.      Kemuliaan.
c.       Penindasan.
d.      Rasionalisasi.
Komunikasi Persuasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui;
1.      Komunikasi Satu Arah
Disini kegiatan komunikasi yang dirancang untuk mengubah sikap, kepercayan dan tingkah laku individu atau kelompok melalui penyebaran informasi atau penerangan. Kegiatan komunikasi satu arah biasanya berlangsung tanpa umpan balik.
2.      Komunikasi Dua Arah
Adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang secara sadar mencoba mengubah sikap, kepercayaan atau tingkah laku pihak-pihak yang terlibat dalam proses komunikasi. Komunikasi dua arah biasanya berlangsung secara tatap muka dan umpan balik dilakukan secara spontanitas.
Earl Newsome seorang pakar humas Amerika Serikat mengemukakan 4 prinsip yaitu:
1.      Identifikasi.
2.      Contoh Pelaksanaan.
3.      Kebiasaan dan kepercayaan.
4.      Jelas.

D.    Propaganda
Adalah suatu kegiatan komunikasi yang erat kaitannya dengan persuasi, Propaganda seringkali dihubungkan dengan penerangan atau penyiaran idiologi, paham atau pendapat untuk mempengaruhi orang banyak.
Teknik-teknik Propaganda
1.      Pengulangan.
2.      Membesar-beasarkan sesuatu.
3.      Identifikasi.
4.      Meminta dukungan penguasa.
5.      Kepalsuan.
6.      Naluri kelompok.
Teknik Penipuan Propaganda
1.      Memberi julukan (name calling).
2.      gemerlap (glittering generalities).
3.      Pengalihan (treansfer).
4.      Pengakuan (testemonials).
5.      Orang biasa (plain folks).
6.      Pengikut (bandwagon).
7.      Memakai fakta (card stcking).
8.      Kecurigaan yang penuh emosi (emotional stereatype).
9.      Retorika.


       Adapun kegiatan yang erat hubungannya dengan usah  mempengaruhi pendapat umum adalah perang urat saraf atau juga bisa disebut perang psikologi. Bahkan perang urat saraf bisa di artiakan sebagai bentuk propaganda yang menggunakan prinsip-prinsip psikologi untuk mempengaruhi, mengelirukan, dan membangkatkan semangat untuk menjatuhkan lawan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar