Selembar daunku berarti secercah kehidupanmu

Muhammad Fadli Al_Fudhail. Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger
RSS

Natural_Green

Aku adalah keberlangsungan hidup_mu

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN T2

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN
Muhammad Fadli Al Fudhail

A.          Pengertian komunikasi lembangunan
Komunikasi pembangunan biasanya diartikan sebagai : penertapan strategi dan prinsip-prinsip komunikasi dalam pembangunan, yang diturunkan dari teori-teori pembangunan dan perubahan sosial yang diidentifikasi dari beragam masalah sebagaimana yang dikembangkan di dunia Barat.
Terkait dengan pengembangan teori tentang komunikasi pembangunan, dewasa ini terdapat perbedaan-perbedan yang mencakup, dll. (Melkoe,1991).
a.             Kebudayaan vs penjelasan tentang lingkunagn untuk Negara-negara yang belum berkembang.
b.            Teori-teori dan intervensi psikologi vs social ekonomi.
c.             Model-model sikap dan perilaku vs model0model structural dan social.
d.            Intervensi pembangunan yang berpusat kepada individu vs berpusat kepada masyarakat.
e.             Model-model komunikasi herarkis dan mengacu kepada pengirim vs horizontal dan partisipatif.
f.             Konsep=konsep tentang pengamat dan masyarakat yang aktif vs pasif.
g.            Partisipasi sebagai suatu “makna” (meaning) vs partisipasi sebgai pendekatan-akhir.
Komunikasi pembangunan tidak hanya sekedar dimaksudkan sebagai upaya menyampaikan program-program pembangunan, melainkan lebih jauh dari pada itu adalah berupaya melakukan “penyadaran” dan sekaligus mengajak masyarakat untuk mau dan mampu berpartisipasi atau terlibat secara aktif di dalam kegiatan pembangunan.
Komunikasi pembangunan secara hakekatnya merupakan kegiatan komunikasi yang memiliki tujuan luas dan jauh ke depan untuk terjadinya perubahan besar-besaran dalam mental dan perilaku manusia, karena itu setiap warga masyarakat bias mengambil keputusan tentang perubahan yang di perlukan demi perbaikan mutu hidup, kesejahteraan diri sendiri, keluarga dan masyarakat dalam artian luas.
Pengertian komunikasi pembangunan dapat di artikan sebagai proses interaksi seluruh pemangku kepentingan pembangunan (yang terdiri dari aparat pemerintah. Tokoh-tokoh masyarat, pekerja social, aktivas LSM, dan perseorangan atau kelompok/organisasi social) untuk tumbuhnya kesadaran, kemauan, dan kemampuan menggerakkan dan mengembangakan partisipasi mereka dalam proses perubahan terencana demi perbaikan mutu hidup segenap warga masyarakat secara berkesinambungan, memalui optimalisasi sumberdaya yang dapat dimanfaatkan, dengan menggunakan teknologi atau menerapkan tegnologi atau menerapkan inovasi yang sudah terpilih.
B.           Komunikasi pembangunan sebagai variable pembangunan.
Timmer (1983) menempatkan kedudukan komunikasi pembangunan sebagai “perantara” atau jabatan penghubung, yaitu penghubung antara (gambar 19):



Berkaitan dengan pemahaman tersebut, lionberger (1983, 1991) meletakkan komunikasi pembangunan sebagai “variable antara” (interviening variable), dalam pembangunan yang bertujuan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakatnya.
Pelaksanaan komunikasi pembangunan harus senantiana diselaraskan dengan keadaan variable-variable lembaga penunjang seperti penyuluh (change agent) harus menyelaraskan kegiatannya sesuai dengan tingkat ketersediaan dan kualitas pelayanan yang dapat di harapkan dari lembaga-lembaga sudah ada.
C.           Tujuan komunikasi pembangunan
Komunikasi memiliki tujuan akhir untuk mempengaruhi perilaku penerima melalui pikiran dan atau perasaannya (susanto 1973 menambahkan tujuan yang lain yaitu pendidikkan). Berkaitan dengan keberhasilan tujuan komunikasi, perlu di perhatikan adanya dimensi-dimensi komunikasi yang meliputi : sumber (komuniator), penerima (komunikan), dan pengaruh yang dikehendaki.
D.          Proses perubahan dan  komunikasi
Proses perubahan komunikasi adalah perubahan yang terjadi pada perilaku sikap, pengetahuan, ataupun keterampailan yang semuanya dapat dilihat/diamati baik secara langsung dari tindakkan-tindakkan yang dilakukan oleh penerima (komunikan).
Didalam komunikasi pembangunan dapat di lihat pada:
a.       Perubahan dalam pengelolaan usaha (perorangan, kelompok, koperasi) untuk memenuhi kebutuhan : konsumsi, investasi (memperbaiki, menambah, mengganti peralatan dll)
b.      Perubahan dalam pelaksanaan kegiatan (mobilisasi dan pemilihan sumber daya)
c.       Perubahan tingkat produktifitas : kenaikan mutu produk dan pendapatan dari usahanya.

E.           Tahapan keberhasilan komunikasi
Tahapan keberhasilan komunikasi adalah untuk terjadinya suatu perubahan, penerima pesan senantiasa mengalami proses pengambilan untuk menerima atau menolak setiap pesan yang di sampaikan oleh komunikator atau sumbernya ( Schoenfoeld 1933).
Proses komunikasi untuk mengubah perilaku penerima di bedakan dalam tahapan sebagai berikut :





F.            Paradigma komunikassi pembangunan
Paradigm sebagai “subject matter” atau subtansi dari ilmu pengetahuan (Ritzer, 1975).
Paradigma juga mengandung empat unsur dari Khun (slamet, 2001) yaitu matteri, teori, metode,dan prosedur.
a.             Paradigma modernisassi meliputi pemasaran sosial (pemasaran sosial dengan pendekatan secara model pertukaran yang melibatkan individu), penggambungan hiburan dan pendidikkan (strategi komunikasi untuk memberikan informasi melalui media massa),
b.            Kritik terhadap paradigm modernisasi meliputi teori ketergantungan (merupakan sebuah kritikan tajam yang terus menerus sama), teori dan pendekatan partisipatif  (berpartisipasi dalam pengambilan keputusan , implementasi, dan evalusi), adfokasi media (pendekatan yang menanyakan inti pemikiran dari paradigm tradisional), mobilisasi social (pendekatan perencanaan yang komprehensif yang mengaitkan koalisi dengan aksi masyarakat).
Model komunikasi pembangunan partisifatif meliputi 10 tahapan yaitu pemantaban hubungan (proses untuk mengembangkan interaksi antara tim peneliti atau praktisi pembangunan dengan masyarakat setempat), bekerja bersama masyarakat, identifikasi keragaman bersama masyarakat, identifikasi hubungan komunikasi, identifikasi kelengkapan komunikasi, persiapan dan uji awal, pasilitasi kemitraan, rencana produksi/implementasi rencana, monitoring dan evaluasi kemudian yang terakhir perencanaan dan berbagi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar