Selembar daunku berarti secercah kehidupanmu

Muhammad Fadli Al_Fudhail. Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger
RSS

Natural_Green

Aku adalah keberlangsungan hidup_mu

RESUME PUBLIC RELATIONS XI


ALAT-ALAT HUMAS
Muhammmad Fadli Al Fudhail

Terlepas dari pemahaman humas dimanfaatkan sebagai “alat” manajemen atau tidak, maka untuk mencapai tujuan-tujuan, tugas-tugas dan kegiatannya, humas menggunakan alat-alat atau media tertentu. Bila kita melihat humas dari perspektif pemasaran, maka ada 1 kesimpulan bahwa humas merupakan salah satu tools konsep marketing, mromotion mix meliputi advertising, public relations, personal selling, direct selling, dan sales promotion. Sehingga humas (public relation) dapat dikatakan sebagai alat promosi untuk mencapai tujuan-tujuan marketing. Namun bila dicermati dari perspektif yang berbeda, alat-alat promosi (selain public relatiaons  tentunya) sebenarnya juga dapat digunakan sebagai alat oleh humas untuk mencapaitujuan-tujuan humas.
1.      IKLAN
Perbedaan mendasar iklan sebagai alat marketing  dan iklan sebagai alat humas adalah dengan melihat pesan yang diklankan. Selama pesan iklan berkaitan dengan produk, maka dapat dikatakan suatu itu iklan merupakan media/alat marketing. Namun, iklan membawa pesan yang berkaitan dengan perusahaan, maka saat itu iklan merupakan alat atau media humas. Rhenald Kasali dalam manajemen public relation (1994) menyebutkan iklan korporat dapat dikatakan sebagai iklan yang tidak secara langsung menampilkan produk, melainkan lebih menampilkan sosok produsennya. Masih menurut Rhenald (1994:151), setidaknya ada empat jenis iklan korporat, yakni public relations adevertising, institutional advertising, corporade identify advertising, dan  recruitment advertising.
1)      Public relation advertising
Public realition adcertising adalah iklan yang di tunjukan kepada masyarakat dengan tujuan menjelaskan tentang sesuatu hal yang menyangkut pelayanan misalnya, pindah gedung, keterlambatan layanan, permintaan maaf, ucapan terima kasih, simpati dan sebagainya. Sifat pesannya adalah informative atau sekedar pemberitahuan melalui media masa.
Keuntungan iklan jenis ini adalah mengurangi kesalahan petugas humas dalam menyampaikan hal-hal yang mungkin di kuasai.
2)      Institutional advertising
Iklan jenis ini bertujuan untuk memperkuat image dan awareness.  Pesan-pesan yang di sampaikan cenderung lebih filosofis. Misalnya tentang kontribusi perusahaan terhadap masyarakat, tentang keberhasilan perusahaan, visi misi perusahaan, pelayanan masyarakat dan sebagainya.
Keuntungan jenis iklan ini menjadikan perusahaan tampil lebih berwibawa dan mengesankan kebesarannya
3)      Corporate Identity advertising
Adalah jeis iklan yang menampilakan beberapa indentitas perusahaan yang terdiri dari grafik logo, warna identiras, nama perusahaan, dan desain fisik lainnya. Jenis ini biasanya di gunakan bila perusahaan ingin menyampaikan adanya perubahan identitas.
Keuntungan iklan ini adalah dapat mempermudah masyarakat mengenal dan mengingat perusahaan.
4)      Recrusment Advetising
Bentuk, ukuran, desai, penggunaan kata-kata, dan kejujuran dalam iklan, lowongan pekarjaan menjadi pertimbangan tersendiri bagi masyarakat untuk menilai reputasi masyarakat.

2.        PEMASARAN
Selain ikaln, pameran juga dapat di gunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan humas. Pameran yang biasanya menampilakan produk-produk perusahaan merupakan media yang dapat member  banyak peluang bagi tujuan humas. Namun, melalui pameran pula tujuan humas pula dapat di rusak.
3.      MEDIA INTERNAL
Media internal atau di kenal dengan istilah majalah ing-griya, merupakan suatu terbitan yang di tunujukan untuk public internal (karyawan dan keluarga karyawan), berisi tentang beberapa perusahaan, sifatnya Top down  maupun Bottom up, tujuannya untuk menciptakan kondisi yang well informed dan membina loyalitas antar karyawan dengan perusahaan. Terbitan ing-griya dapat juga sebagai media publikasi tersendiri bagi perusahaan di kalangan external pablik.
4.      FOTOGRAFI
Kekuatan gambar (foto) melebihi kata-kata. Foto selalu member dampat otentik. Meskipun foto dapat di rekayasa, seperti halnya statistic orang biasanya mudah menerima bukti berupa foto daro pada kata-kata.
Dalam humas, foto sangat di perlukan sebagai bahan publikasi, laporan, berita, iklan, maupun untuk kepentingan arsip atau dokumentasi. Oleh Karena itu, humas harus sangat mengusahakan foto yang baik, yakni yang menarik dan menyolok, terjaga kebaruannya, diambil pada saat yang tepat, “berbicara” atau mengkomunikasikan sesuatu. Foto-foto ini dioambil oleh fotografer yang professional dengan sutradara seorang humasyang terlatih.
5.      FILM
Film bagi humas merupakan media komunikasi, intruksi, riset, dan sebagainya. Melalui film humas dapat menyampaikan pesan-pesannya. Tidak hanya film dokumentar, film cerita pun merupakan media yang efektif.
6.      PERS

Termasuk dalam kelompok media massa adalah radio, televise, surat kabar, majalah dan buku. Media massa yang memiliki sifat serempak, dapat menjangkau khalayak luas dan periodic menjadi perhatian yang “agak berlebihan”bagi praktik humas. Banyak perusahaan yang khusus yang membentuk bagian humas atau mengangkat  petugas humas untuk keperluan hubungan dengan media massa ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar