Selembar daunku berarti secercah kehidupanmu

Muhammad Fadli Al_Fudhail. Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger
RSS

Natural_Green

Aku adalah keberlangsungan hidup_mu

RESUME PUBLIC RELATIONS XVII


DEFINISI HUMAS
Muhammad Fadli Al Fudhail


A.    DEFINISI HUMAS
Menurut The International Public Relations Assiciation (IPPRA) sebuah organisasi profesi ditingkat International,
PR is a management function, of a continuing and planned character, through which public and private organizations and institutions seek to win and retain the understanding, sympathy and support of those with whom they are or may be corcerned – by evaluating public opinion about themselves, in order to correlate, as far as possible, their own policies and procedures, to achieves by planned and widespread information more productive cooperation and more efficient fulfillment of their common interests.
      Webster’s New International Dictionary edisi ketiga, memberi definisi public relations sebagai:
1.      The promotion or rapport and goodwill between a person, firm, or institution and other person, special publics, or community at large through the distribution of interpretative material, the development of neighborly interchange, and the assessment of public relation.
2.      (a) The degree of understanding and good will achieved between and individual, organization, or institution and the public.
(b) The application of the techniques for achieving this relationship.
3. (a) The art or science of developing reciprocal understanding and goodwill.
     (b) The professional staff entrusted with this task.

Sementara John E. Marston dalam Modern Public Relation (1979) memberikan definisi yang bersifat umum yakni :
“Public Relation is planned, persuasive communication designed influence significant public.”

Robert T. Relly dalam bukunya, The Action of Public Relation (1981) menyebutkan :
Public Relation Practice is the art and social science of analyzing trends, predicting their consequences, counseling organizations learders, and implementing planned program of action which serve both the organization’s and the public interest.”
     William L. Rivers dan kawan-kawan (dikutip dari makalah Toto Tasmara dalam Seminar Mangerial Skill Work Shop, Labmend, Jakarta, 1990) mendefinisikan public relations sebagai berikut:
“Public Relations is the skilled of communications of ideas to the various publics with the object of producing a desired result… to change the public image of an individual or corporation or to other public attitude toward company policies.”
Dari beberapa definisi di atas, dapat kita tarik benang merahnya menjadi 2 (dua) klasifikasi. Pertama, tentang karakteristik humas atau ciri-ciri humas. Kedua, keberadaan humas dalam organisasi yang meliputi tujuan humas, fungsi humas, tugas dan kegiatan humas.

B.      KARAKTERISTIK HUBUNGAN MASYARAKAT
Ada 4 Ciri utama humas yang disebut sebagai karakteristik humas yaitu;
a.                   Adanya Upaya Komunikasi yang Bersifat Dua Arah
Hakikat humas adalah komunikasi. Namun, tidak semua komunikasi dapat dikatakan humas. Komunikasi yang menjadi ciri kehumasan adalah komunikasi dua arah yang memungkinkan terjadinya arus informasi balik.
Komunikasi timbale balik dalam praktik kehumasan bukan berarti komunikasi yang bersifat langsung, melainkan bersifat tertunda (delayed). Oleh karena itu, setiap upaya yang memungkinkan terjadinya arus balik dapat disebut sebagai komunikasi kehumasan. Upaya – upaya tersebut misalkan dengan menyediakan sarana atau media komunikasi seperti kotak surat, buliten atau media internal (IngGriya), suatu forum atau pertemuan yang diformat untuk terjadinya dialog semisal program orientasi bagi karyawan baru, rapat, pertemuan dan forum bebas, dan sebagainya.


b.                  Sifatnya yang Terencana
Humas adalah suai kerja manajemen atau funsi manajemen. Oleh karena itu, kerja humas haruslah menerapkan prinsip – prinsip manajemen, supaya hasil kerjanya dapat diukur.
Sifat humas yang terencana akhirnya mengandung pengertian bahwa kerja atau aktivitas humas merupakan kerja atau aktivitas yang berkesinambungan, memiliki metode, teritegrasi dengan bagian lain dan hasilnya tangible (nyata).
c.                   Berorientasi pada Organisai/Lembaga
Bila humas merupakan aktivitas komunikasi dua arah yang terencana maka kerja yang dianggap identik dan berdekatan dengan humas adalah marketing. Hakikatnya marketing dan humas sama-sama sebagai aktivitas komunikasi. Namun, kalu dicermati kedua bidang tersebut sebenarnya berbeda orientasi. Bila marketing berorientasi pada produk (output) untuk mencapai tingkat sales (penjualan) yang tinggi, maka humas berorientasi pada organisasi/lembaga (penghasil produk) untuk mencapai pengertian, kepercayaan, dan dukungan public.
Analisis sederhana untuk menjelaskan hubungan marketing dan humas adalah bila orang memahami dan percaya pada suatu perusahaan, maka orang akan percaya terhadap produk yang dihasilkannya
d.                  Sasarannya adalah Publik
Sasaran humas adalah publik, yakni suatu kelompok dalam masyarakat yang memiliki karakteristik kepentingan yang sama. Jadi, humas bukanlah perorangan.
Dalam praktik publik ini dikelompokkan menjadi dua, yakni publik internal dan publik eksternal. Publik internal meliputi publik karyawan, yakni mereka yang bekerja dalam organisasi/lembaga dengan karakteristik kepentingan berupa kesejahteraan (penghasilan), promosi jabatan atau penghargaan prestasi kerja; publik pemegang saham yang memiliki karakteristik kepentingan investasi yang aman, terjaganya aset; public pengelola, yangmemiliki kepentingan terhadap peningkatan kinerja organisasi/lembaga.
Publik ekternal misalnya komunitas lokal (tetangga) yang memiliki karakteristik kepentingan rasa aman, rasa bangga, keindahan dan kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, penambahan penghasilan; publik pers yang memiliki terhadap peristiwa-peristiwa yang memiliki nilai berita dan sumber-sumber berita; publik pemerintah yang memiliki kepentingan terhadap mitra penegelelola sumber daya alam dan lingkungan, pemasukan pajak, penyerapan tenaga kerja, dan sebagainya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar