PERANAN HUMAS DALAM PERUSAHAAN
Muhammad Fadli Al Fudhail
A.
Perkembangan
Public Relations
Istilah Public Relations yang ada dan dikenal pada saat sekarang
ini, secara sederhana disebut Hubungan Masyarakat atau disingkat Humas.
Sejarah perkembangan public relations itu sendiri sampai kini,
belum ada suatu data yang pasti mengenai kapan public relation itu ada, dikenal
dan terorganisir menjadi suatu badan. Baik pada instansi resmi, maupun pada
perusahaan swasta.
Seorang ahli sejarah Amerika (American Historian) Robert Heilbroner
mengatakan, mungkin untuk pertama sekali tercatat definisi public relations di
temukan dalam Alkitab pada Surat Ibrani ayat 13:16 yang menyebutkan”To do
good, and communicate, forget not:.
Bedasarkan perkiraan, kurang lebih 500 tahun yang lalu public
relations sudah dikenal masyarakat, dimana kegiatannya mencakup lapangan
ekonomi, kebudayaan dan masalh sosial lainnya. Sehingga pada waktu itu public
relations termasuk kepada bentuk organisasi kemsyarakatan tertua.
Perkembangan public relations itu sendiri pada masa itu sudah
semakin engarah kepada suatu konsep. Maskudnya pada waktu itu sebagian ahli
sudah mulai menyadari kegunaan dari pemakaian metode public relations bagi
usaha untuk memperolehdukungan publik terhadap sesuatu gagasan, ide, pendapat
maupun juga suatu pembaharuan.
Dalam tulisan (Alvin Moscow, 1977), “The Rockefeller
Inherritance”, menjelaskan Ivy Ledbetter Lee adalah manatan reporter
dari”Wall Street” salah satu surat kabar paling berpengaruh dan bergengsi di
Amerika Serikat. Ivy Lee dikenal sangat terampil dalam melakukan popularitas
seseorang. Salah satu kunci keberhasilnya karirnya dalm bebisnis dan idenya
dapat diterima oleh kalangan ekssekutif bisnis di negara adi daya tersebut
filosofi yang dikembangkannya adalh “the public be informed”.
Oleh karenya, para ahli public relations menganugrahkan kepada Ivy
L. Lee sebagai “The Father of Public Relations”. Sebab secara praktis
Ivy L. Lee adalah orang yang pertma sekali merintis, membin, menyempurnakan dan
mempraktikkan konsep dari public relations secara utuh. Di samping itu ia
dikenal sebagai orang pertama yang menggunakan “Publisitas” dan “Periklanan”
dalam kegiatan public relations.
B.
Sekilas
Tinjauan Tantang Public Relations
Keberadaan dari peran Public Relations disejuml;ah perusahaan,
institusi, atau lembaga pemerintah pada saat ini boleh dikatakan telah
berkembang sebagai bagian penting di perusahaan, uatamanaya untuk menciptakan
pendapat publik. Keberadaan Public Relations di lembaga atau institusi sosial
dan politik telah tumbuh bukan saja sebagai alat sosial, politik dan budaya
tapi juga sebagai mekanisme yang mendukung terciptanya keuntungan ekonomi.
Keberadaan pelaksanaan kegiatan Public Relations di lembaga partai politik,
jelas bertujuan untuk meraih kemenangan dalam pemilihan umum.
Public relations yang dikenal lebih populer dengan singkatan “PR”
merupakan trensetter yang diminati banayak orang sebagai salah satu bentuk
peluang kerja yang menjanjikan saat ini. Namun sangat disayangkan, banyak
kalangan akademik maupun praktis humas yang kurang menyadari bahwa
terdapatperbedaan istilah yang cukup signifikan, antara “Public Relations”
dengan “Humas”.
C.
Perkembangan
Public Relation
Public relations sebagai salah satu bentuk dari studi Ilmu
komunikasi secara praktis pada hakekatnya merupakan suatu badan atau biro yang
tegak serta berdiri sendiri dalam jaajran struktur organisasi dari suatu
instansi atau perusahaan tertentu.
Awal pertumbuhan dari public relatioan itu pada tubuh suatu organisasi
seperti yang ada saat sekarang ini di mungkinkan oleh beberapa faktor yang
dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.
Adanya
kemersekaan berfikir, berbicara, berpendapat, berserikat dan berkumpul serta
berusaha pada suatu masyarakat.
2.
Adanya
undang-undang yang menjamin kebebadan warga negaranya untuk berfikir, berbicara
berpendapat, berserikat dan berusaha, pada suatu negara.
3.
Adanya
inovasi di bidang pendidikan, teknologi dan industri yang memungkinkan
timbulnya suasana “competitive society”. Maksudnya suatu suasana
kompetisi masyarakat sebagai akibat adanya aplikasi dari dunia pendidikan,
teknologi dan industri sehingga membawa perubahan.
D.
Publik
dalam Public Relations
Berbicara mengenai pengertian public relatioan itu sendiri, dilihat
dari sudut etimologi kata, maka peristilahan public relations merupakan
gabungan dari dua perketaan yaitu “public” dan “relations”.
Perkataan “public” yang ada dalam public relations merupakan
peminjaman istilah dari ilmu sosiologi. Oleh kerenaya publik adalah sekolompok
individu yang terkait oleh suatu masalah, kemudian timbul perbedaan pendapat
terhadap madalah tadi dan berusaha menaggulangi persoalan tadi dengan jalan
diskusi sebagai jalan keluarnya.
Terhadap pemakaian istilah “relations” pada dasarnya mempunyai arti
hubungan atau relasi yang timbal balik antar publik yang berkepentingan.
Sebagaimana di jelaskan oleh Fraser P.Seitel “retions with public”.
Huruf “S” di belakang istilah relations, pada hakikatnya berfungsi
untuk menunjukan kepada identitas, ciri-ciri atau krateristik dari public
relations yaitu:
a.
Hubungan
atau relasi antar publik.
b.
Sifat
komunikasinya timbal-balik (two ways communication).
c.
Ruang
lingkup atau scope public relation mencakup kepada dua kegiatan yaitu internal
public relations dan external public relations.
E.
Definisi
Public Relations
Dari uaraian yang ada, pengertian public relations adalah, sebagai
berikut:
1.
Di tahun
1923 Edward Bernays mendefinisikan public relations: “information given to
the public, persuasion directed at the public to modify attitude and actions,
and efforts to integrate attitude and actions of in institution with its
publics and of public with those of that intsitution”.
Diterjemahkan, memberikan informasi secara langsung dan persuasif
kepada publik untuk merubah tindakan dan sikap publik dapat berintegrasi dengan
tindakan dan sikap publik dari suatu institusi.
2.
Di
tahun 1944 “The dictionary of Sociology” menjelaskan publicrelation
as the body of theory and technique utlized in adjusting represent applications
of sociology, social psychology, economic, organizational expert, adertising
men, ets. To the spesipic problemsinovelved in this field activity”.
Diterjemahkan, public relations adalah sebagai landasan teknik dan
teori yang digunakan untuk menyesuaikan hubungan dengan publik sesuai dengan
pokok masalahnya. Public relations sebagai landasan teori dan teknik
mempersentasilan penggunaan sosiologi, psikologi sosial, ilmu pengetahuan
politik dan ekonomi, seerti juga keterampilan-keterampilan khusus dari
wartawan, seniman-seniman, ahli-ahli organisatoris, praktis periklanan, dll,
agar dapat melibatkan secara khusus pada bidng permasalahan tertentu.
3.
Akhir
tahun 1960 “Webster’s Dictonary” mendifinikan public relationssebagai
berikut: “as relations with the general public through publicity; those
fuchtion of a corporation, organization ... concerned with informing the public
of its activities, politicies, etc. Ad attemting to create favourable public
opinion”.
Diterjemahkan, public relations adalah sebagai hubungan dengan
khalayak ramai melalui publisitas; itu fungsi satu korporasi, organisasi . . .
terkait dengan memberi tahu publik-publik tentangnya aktivitas, kebijakan dll.
Mencoba untuk menciptakan pendapat umum yang baik.
4.
Pada
tahun 1978, scott M. Cutlip & Allen H.Center mendifinisikan: “Public
relation is the continuing process by with management endeavours to obtain
goodwill and understanding of its custumerits employess and the public large,
in wrdly throught self analysis and corrections. Out wadrly throght all means
of ekpression”.
Diterjemahkan, public relations adalah proses kesinambungan/kontinu
dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh kerjasama dan saling pengertian
kepada pelanggan, pegawai, publik umumnya; ke dalam mengadakan analisa dan
perbaikan terhadap diri sendiri, keluar dengan menyampaikan
pernyataan-pernytaan.
5.
Philip
Lesly menjelaskan, “public relations as helping a organization and publics
adapt mutually to each other”.
Diterjemahkan, public relations membentu organisasi dan publiknya
untuk saling menyesuaikan antara satu dengan yang lainnya.
Dari beberapa pendapat yang ada, dapat dijelaskan mencakup kepada
arti yang cukup luas. Namun memperoleh pahaman akan public relations, secara
singkat dapat diuraikan, antara lain:
a.
Public
relations itu adalah pembedaan fungsi manajemen yang secarafungsional memiliki
peran membentu organisasi dan publiknya untuk saling mempercayai dan saling
menyesuaikan.
b.
Public
relations it selalu mengabdi kepada kepentingan publik.
c.
Public
relations adalah falsafah sosial manajemen ketika mengambil suatu keputusan
bagi suatu kebijaksanaan, agartercipta opini publik yang sehat.
d.
Dalam
prakteknya public relations itu membantu terciptanya kerjasama, saling
pengertian dan saling menerima antara publik dan organisasi, dan pada tahap lanjut
akan tercipta keuntungan bersama (mutual favourable).
e.
Internal
Communication dan External Public Relations atau External Communication.
f.
Dilihat
dari prosesnya, maka public relations mempunyai dua bentuk kegiatan yaitu
Internal public relations atau Internal relations.









0 komentar:
Posting Komentar