WARUNG KOPI SEDERHANA
Muhammad Fadli
1001310969
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
INSTIUT AGAMA ISLAM NEGERI ANTASARI
BANJARMASIN
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena atas
rahmat dan keridoannya,kami bisa membuat suatu gagasan usaha yang Insya Allah
akan bermanfaat bagi kami sebagai pemilik usaha.
Waroeng Kopi Sederhana ialah nama yang kami buat untuk kegiatan usaha ini,yang begerak di
bidang produksi minuman.
Kami
sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, memberi saran,
dan masukan–masukannya untuk kelancaran usaha ini. Khususnya kepada dosen
pembimbing kami, yang sangat berperan dalam pengarahan kegiatan usaha ini.
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar
Bab 1
Profil Perusahaan
A. Deskripisi Umum
Perusahaan
B. Riwayat Perusahaan
C. Visi dan Misi Perusahaan
D. Jenis Usaha yang Dikelola
E. Jenis Usaha yang Direncanakan
Bab II
Kegiatan Pasar dan Pemasaran
A. Lingkungan Usaha
B. Kondisi Pasar
C. Rencana Pemasaran
Bab
III Faktor Penghambat dan Pendukung
A. Faktor Penghambat
B. Faktor Pendukung
C. Analisis SWOT
Bab IV
Aspek Produksi
A. Alokasi
Usaha
B.
Fasilitas dan Peralatan Produksi
C. Bahan
Baku
D. Proses
Produksi
E. Proses
Pengerjaan
F. Waktu
Jam Buka
Bab V
Aspek Keuangan
A. Drap Anggaran bisnis
Bab VI
Penutup
A. Antisipasi Masa Depan
B. Kesimpulan
Lampiran
A. Struktur Organisasi Perusahaan
BAB I
PROFIL PERUSAHAAN
A. Deskripsi Umum Perusahaan
Waroeng
Kopi Sederhana merupakan suatu kegiatan usaha yang bergerak
di bidang produksi
minuman.
Kegiatan
usaha ini bertujuan untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam bidang
kewirausahaan, serta mempekokoh mental dengan pengalaman.
B. Riwayat Perusahaan
Waroeng
Kopi Sederhana dibentuk oleh dari pemikiran saya dan teman-teman untuk berwirausaha dan sebagai implementasi dari mata
kuliah kewirausahaan di fakultas dakwah IAIN Antasari Banjarmasin.
C. Visi dan Misi Perusahaan
·
VISI
Dengan berlandaskan keimanan dan ketaqwaan Waroeng Kopi Sederhana menjadi salah satu usaha yang paling maju,
produktif, dan berkompetitif di Kalimantas Selatan.
·
MISI
1. Menciptakan tenaga kerja yang
ahli dan kompeten serta memiliki keimanan dan ketaqwaan dan iptek yang kuat.
2. Memuaskan konsumen.
3. Menciptakan unit usaha yang
terdepan di bidangnya.
4. Memperluas lapangan kerja untuk
kemakmuran mahasiswa atau masyarakat sekitar tempat produksi pada khususnya dan
masyarakat
Kalimantan Selatan pada
umumnya.
D. Jenis Usaha yang Dikelola
Waroeng
Kopi Sederhana bergerak
di bidang minuman yaitu penggilingan kopi dan sekaligus mengolah kopi siap
diminum. Kami memilih
usaha di bidang minuman karena usaha ini disesuaikan dengan
kebutuhan dan dengan skill yang kami miliki serta faktor pendukung yang
memadai untuk megembangkan usaha ini.
E. Jenis Usaha yang Direncanakan
Kami sepakat untuk membuat suatu usaha di bidang minuman tersebut. Dengan menawarkan kopi giling dan kopi siap diminum , dengan kopi giling dan siap di olah untuk disajikan di tempat.
Dengan begitu akan mudah menarik konsumen untuk merasakan nikmatnya kopi yg
langsung dilihat ketika proses menggilingnya dan bisa disajikan untuk diminum
bersama. Kopi yang ditawarkan ada 2 macam kopi (Arabica dan Luwak). Karena itu
adalah kopi yg sekrang paling diminati. Dan itu baru pemikiran awal dari kami.
BAB II
KEGIATAN PASAR DAN PEMASARAN
A. Lingkungan Usaha
Di Kotamadya Banjarmasin dan sekitarnya, di bidang minuman khususnya kopi bagi kami memiliki peluang yang sangat menjajikan karena melihat
masyarakat,
mahasiswa dan orang-orang yang aktif
dalam bekerja, mereka apabila bersantai pasti tak akan jauh
dari kopi. Oleh
karena itu kami bertekad mengembangkan usah bidang minuman kopi ini, karena ditunjang dari banyaknya
peluang dalam mengembagkan jenis usaha ini.
B. Kondisi Pasar
Jika melihat kompetitor-kompetitor yang bergerak dibidang
usaha yang sama, memang sudah cukup banyak dikota-kota lain. Tetapi, kami menyiasatinya dengan inovasi berbeda dari
produk-produk yang sudah ada. Yaitu, kami menginovasinya dengan cara tempat
bersantainya bertemakan alam kehijauan, harga yang ekonomis, dan yang paling penting sehat dan
higienis. Dengan ini, kami yakin produk yang kami miliki mampu bersaing dan
laku dipasaran.
C. Rencana Pemasaran
Dengan usaha
miinuman kopi yang sudah
memiliki pelanggan tetap, maka kami akan menambah pemasarannya dengan membuat
brosur untuk mencari agen yang mau mempromosikannya, sehingga akan ada banyak yang membantu untuk
mengembangkan usaha ini.
BAB III
FAKTOR PENGHAMBAT DAN PENDUKUNG
Setiap usaha yang dijalankan, pasti ada yang sukses dan
ada yang belum sukses seperti halnya usaha ini. Ada beberapa hal yang menurut
kami akan menghambat dan sangat mendukung dalam menjalankan usaha ini.
A.
Faktor penghambat tersebut diantaranya :
1. Banyaknya usaha yang sama.
2. Harga bahan baku yang tidak
stabil.
Tapi kami sudah merencanakan untuk memecahkan masalah
faktor penghambat tersebut diantaranya yaitu dengan berhati–hati dalam
mengelola setiap anggaran dana yang akan dikeluarkan. Sedangkan untuk mengatasi
faktor yang kedua, yakni harga bahan baku tidak stabil, kami menyiasatinya
dengan membeli bahan baku langsung kepada petani kopi agar memperoleh harga yang lebih murah.
B. Faktor pendukung usaha ini diantaranya :
1. Kondisi tempat, dan peralatan
yang memadai.
2. Higienis dan harga yang relatif
terjangkau.
3. Merupakan salah satu bagian
produk yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat.
C. Analisis SWOT
a. Strength
(kekuatan)
Ø Memiliki
SDM dengan etos kerja yang baik.
Ø Memiliki
banyak relasi pemasaran dan
promosi.
Ø Harga produk
ekonomis dan higenis
Ø Inovasi tempat santai yang berbeda dengan lainya.
b. Weakness (kelemahan)
Ø Kurangnya
modal untuk menjalankan bisnis ini.
Ø Harga
bahan baku yang tidak stabil.
c. Opportunity
(peluang/kesempatan)
Ø Mitra kerja
yang banyak.
Ø Budaya
masyarakat yang konsumtif.
d. Threat ( hambatan)
·
Banyaknya kompetitor yang bergerak dibidang
yang sama.
BAB IV
ASPEK PRODUKSI
A. Alokasi Usaha
Waroeng
Kopi Sederhana” berlokasi
di jalan Gatot
Subroto. Kami memilih lokasi tersebut, karena tempatnya dekat
dengan daerah pemasaran. yaitu disekitar kampus-kampus terkemuka, ksntor-kantor dan beberapa bidang mcam usaha yang dekat dengan lokasi usaha tersebut.
B. Fasilitas dan Peralatan
Produksi
Dalam kegiatan usaha ini kami menggunakan fasilitas yang
diperoleh dari modal sendiri, yaitu sebagai berikut :
|
PERALATAN
|
JUMLAH
|
HARGA
|
|
Kompor gas
|
2 buah
|
Rp. 800.000,-
|
|
Penggiilingan Kopi
|
1 buah lengkap
|
Rp. 4.000.000,-
|
|
Penyaring
|
1 buah
|
Rp. 15.000,-
|
|
Box Plastik
|
10 buah
|
Rp. 60.000,-
|
|
Tabung Gas
|
2 buah
|
Rp. 200.000,-
|
|
Plastik Pembungkus Kopi
|
5 buah
|
Rp. 50.000,-
|
|
Baskom
|
2 buah
|
Rp. 80.000,-
|
|
Lain-lain
|
-
|
Rp. 200.000,-
|
|
TOTAL
JUMLAH
|
Rp. 5.405.000,-
|
|
C. Bahan Baku
Bahan baku
yang kami gunakan per hari adalah:
|
·
Kopi
|
||
|
Bahan
|
Jumlah
|
Harga
|
|
Kopi Arabica
|
1 Kg
|
Rp. 25.000,-
|
|
Kopi Luwak
|
1 Kg
|
Rp. 25.000,-
|
|
Cream Bubuk
|
¼ Kg
|
Rp. 5.000,-
|
|
Jumlah
Total
|
Rp. 55.000,-
|
|
D. Proses Produksi
Dalam
proses produksi usaha ini diantaranya :
a)
Menyiapkan bahan yang akan digunakan
b)
Mempersiapkan peralatan yang akan digunakan
c)
Memulai proses pengerjaan
d)
Membersihkan hasil pekerjaan agar lebih baik (finishing).
E. Proses Pengerjaan
Dalam
melakukan pekerjaan dilakukan dengan rincian sebagai berikut:
Hari : Senin – Minggu (Jum’at
13.30 – 14.30 WITA)
Waktu : 06.00 – 07.00 WITA
: 15.00 – 16.00 WITA
F. Waktu
Jam Buka
Untuk
waktu buka Waroeng Kopi Sederhana :
Hari : Senin – Minggu (Jum’at 14.00 –
20.00 WITA)
Waktu : 07.00 – 22.00 WITA
BAB V
ASPEK KEUANGAN
A. Rencana produksi
1. Jenis produk = Kopi (Arabica dan Luwak)
2. Jumlah produksi = 2 kg/hari = 440 Cangkir
= 60 kg/bulan =
13200 Cangkir
B. Biaya tetap
1. Sewa rumah = Rp.700.000 /bulan
2. Peralatan = Rp.2.100.000
+
Jumlah = Rp.2.800.000
C. Biaya variabel
1. Bahan baku = Rp.55.000/ hari
= Rp.1.650.000/ bulan
2. Biaya
overhead :
- Listrik = Rp.200.000/bulan
- Air minum = Rp.65.000/bulan
- P3K = Rp.20.000/bulan
- lain-lain = Rp.100.000/bulan
+
Jumlah = Rp. 385.000/bulan
Jumlah Keseluruhan =
Rp. 2.035.000
*1 bulan kerja
dihitung 30 hari
D. Total Cost
= Rp. 2.035.000
E. Rencana pemasaran bulan pertama
Harga pokok = total cost / jumlah produksi
= Rp. 2.035.000/13200
= Rp. 154.167 dibulatkan Rp.200 /buah
·
Harga jual
= Rp.500
BEP
unit untuk bulan pertama
500x = 200x+2.800.000+0
(500-200) x = 2.800.000
x = 2.800.000/300
x = 9.000
Maka, 9.000/440 = 21 hari
30 hari – 21 hari= 9 hari
Jadi,
untuk mengembalikan semua biaya dengan keuntungan 0 rupiah kopi harus terjual 9.000 cangkir sedangkan untuk menjual kue sebanyak 9.000 cangkir itu diperlukan waktu sebayak 21 hari. Masa produksi dalam sebulan adalah 30 hari, jadi keuntungan yang diperoleh dibulan pertama ini
adalah hasil dari penjualan dalam 9 hari tersebut.
Revenue 1= 9 hari x 440 x 500= Rp. 1.980.000,- kemudian, dikurangi gaiji pegawai tetap sebesar 400.000 x 2 orang =
Rp.800.000. maka, Rp.1.980.000 – Rp.800.000 = Rp.1.180.000,- jadi
keuntungan bersih bulan pertama adalah Rp.1.180.000,-. Itu jika
seandainya semua biaya yang dikeluarkan ingin kembali dalam produksi bulan pertama.
F. Rencana pemasaran bulan kedua
·
Harga pokok = total cost / jumlah produksi
= Rp.
Rp. 2.035.000/13200
= . 154.167 dibulatkan Rp.200 /buah
·
Harga jual = Rp.500
BEP
unit untuk bulan selanjutnya :
500 x = 200 x+700.000+0
(500-200) x = 700.000
x = 700.000/300
x = 2333.34 dibulatkan 2334
Maka, 2334/440 = 6 hari
30 hari- 6 hari = 24 hari
Revenue 2 = 24 hari x 440 x 500 = Rp.5.280.000,- dikurangi gaiji pegawai tetap sebesar 400.000 x 2 orang = Rp.800.000.
maka, Rp.5.280.000 – Rp.800.000 = Rp.4.480.000,-, jadi keuntungan bersih bulan kedua dan
selanjutnya adalah Rp. 4.480.000,-.
BAB VI
PENUTUP
A. Antisipasi masa depan
Sebagai wirausahawan yang baik, kami tidak akan
membiarkan usaha ini berjalan secara mendatar. Kami akan terus mencoba memperbaiki
kualitas pekerjaan kami, agar para peminat dan memuaskan konsumen atas kopi yang kami buat. Karena apabila kualitasminuman kami tidak kami tingkatkan kemungkinan besar usaha ini
tidak akan maju, dan terancam bangkrut.
B.
Kesimpulan
Menurut kami usaha ini dapat berkembang dan akan mencapai
keberhasilan. Kami sangat yakin bahwa usaha ini akan maju dan terus berkembang
karena dilakukan oleh orang–orang yang mempunyai kualitas dalam menjalankan
setiap pekerjaan karna
kami adalah orang-orang yang bekerja keras dalam menetukan kehidupan kami
mendatang. Dan kami sadar bahwa usaha ini tak akan langsung berkembang
pesat tapi kami akan terus berjuang untuk terus menjalankan dan mengembangkan
usaha ini dengan
kerja keras dan dukungan orang tua bserta do’a kepada Allah SWT.
LAMPIRAN
A. Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur Organisasi :
“Waroeng Kopi Sederhana”
Pimpinan :
Muhammad Fadli
BIODATA PEMILIK/ PENGURUS “Waroeng Kopi Sederhana”
1.
Nama :
Muhammad Fadli
2.
Tempat dan Tanggal lahir : Tatah Pemangkih Laut, 18 September 1992
3.
Alamat Rumah :
Jl. Desa Tatah Pemangkih Laut, Rt. 1 Rw. 1
Kecematan. Kertak Hanyar. Kabupaten. Banjar
4.
Pekerjaan :
Mahasiswa
5.
Nomor Telepon :
087815956664/ 085651222189/ 089696123464
7.
Nama Orang Tua :
Ayah :
Nama : H. Tajuddinnor
Pekerjaan : Petani
Alamat : Jln Desa Tatah Pemangkih Laut,
Rt 1 Rw1 Kecematan. Kertak Hanyar, Kabupaten. Banjar
Ibu :
Nama :
Hatnawiah
Pekerjaan :
Ibu Rumah Tangga
Alamat : Jln
Desa Tatah Pemangkih Laut, Rt 1 Rw1 Kecematan. Kertak Hanyar, Kabupaten. Banjar
8. Riwayat Pendidikan:
·
SDN Tatah
Pemangkih Laut 2
·
MIS Islahul
Aulad Tatah Pemangkih Laut
·
Tsanawiyah
Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Jannah Banjarmasin
·
Aliyah Pondok
Pesantren Salafiyah Nurul Jannah Banjarmasin
·
S1 Komunikasi
dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Antasari Banjarmasin










0 komentar:
Posting Komentar